City Portal of Pekanbaru


Kru kapal ditahan, 140 TKI pulang ke daerah asal dengan bus

tki-dumai.jpg
(ist)

DUMAI - Sebanyak 140 tenaga kerja Indonesia (TKI) yang diamankan petugas Bea Cukai di perairan Pulau Jemur, Kabupaten Rokan Hilir, mulai dipulangkan ke daerah asal setelah didata Kantor Imigrasi Dumai, Sabtu (21/1/2017).

Kepala Subseksi Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Dumai Charaghita Probo Yuantoro mengemukakan, setelah dilakukan proses pemeriksaan dokumen keimigrasian, diketahui TKI berjumlah 140 orang yang terdiri atas 110 laki laki dan 30 perempuan.

"Mereka sudah kami data dan ditemukan memegang paspor Indonesia dan bekerja di Malaysia dengan dan tanpa prosedur," katanya.

Seratusan TKI ini akan pulang ke kampung halaman di berbagai daerah, misalnya Aceh, Sumatera Utara dan beberapa daerah di Pulau Jawa dengan menggunakan biaya sendiri dan menumpangi armada bus.

Sedangkan enam orang kru Kapal Motor (KM) Bahtera, yang mengangkut seratusan TKI dari Port Klang Malaysia menuju Tanjung Balai Asahan Sumatera Utara, selanjutnya akan dilimpahkan ke Kantor Imigrasi Bagansiapiapi Rokan Hilir.

"Saat pendataan mereka tidak diperbolehkan meninggalkan kantor imigrasi agar semuanya berjalan lancar. Kebanyakan dari TKI ini memperpanjang masa kerja di Malaysia dan sebagian paspor sudah mati," sebutnya.

Dilanjutkan, ratusan TKI ini tidak semuanya ilegal, karena ada dari mereka yang bekerja sesuai prosedur menggunakan jasa perusahaan penyalur tenaga kerja resmi, dan sebagian lagi masuk secara tidak prosedur.

Selama proses pendataan dan pemulangan TKI ini, Imigrasi Dumai dibantu sejumlah personel kepolisian dan perusahaan jasa transportasi bus untuk diantar ke daerah asal.

Seorang TKI mengaku memang ingin pulang ke kampung halaman karena masa kontrak kerja sudah habis dan menggunakan jasa pengangkutan kapal dari Malaysia langsung menuju ke Tanjung Balai Asahan.

"Kita pulangnya terpaksa naik bus ke kampung halaman karena kapal ditangkap, dan kami ada bertujuh bekerja di satu tempat memang ingin pulang ke daerah asal," sebut seorang TKI pria itu kepada wartawan.

Ratusan TKI ini diamankan patroli Bea Cukai pada Jumat (20/1) pukul 04.00 dinihari saat menumpangi KM Bahtera GT 7. Mereka kemudian dievakuasi dengan kapal Bea Cukai ke dermaga A Pelindo Dumai. (ant/sfa)