City Portal of Pekanbaru


Kuota normal lagi, antrean naik haji maju tiga tahun

kuota-haji.jpg
(ist)

PEKANBARU - Antrean untuk naik haji maju tiga tahun menyusul normalnya kuota jamaah haji Indonesia mulai tahun ini.

Kuota jemaah haji Indonesia kembali normal di angka 211 ribu orang menyusul tuntasnya proyek pembangunan perluasan Masjidil Haram, Mekkah. Bahkan Kerajaan Arab Saudi menambah kuota Indonesia sebanyak 10 ribu.

"Melalui pengembalian kuota haji 20 persen serta penambahan kuota 10 ribu di seluruh Indonesia, kami perkirakan antrean tunggu 17 tahun keberangkatan calon jemaah haji di Riau dapat maju hingga tiga tahun menjadi 14 tahun," kata Kepala Bidang Penyelenggaran Haji dan Umroh Kanwil Kemenag Riau Erizon Efendi di Pekanbaru, Sabtu (21/1/2017).

Untuk Provinsi Riau, dari kuota 4.008 jemaah haji, dengan pengembalian 20 persen, menjadi 5.010 orang. Kemudian ditambah bonus penambahan kuota dari pemerintah Arab Saudi, yang dibagi rata untuk seluruh Indonesia, maka total kuota jamaah haji Riau tahun ini menjadi 5.621 orang.

Erizon mengungkapkan, informasi mengenai pengembalian dan penambahan kuota telah didapat pada 2016. Namun baru terealisasi di awal 2017 ini.

"Pada 2016 kita sudah mendapat informasi pengembalian kuota, namun saat itu kan renovasi di Masjidil Haram belum selesai betul," sebut Erizon.

Disinggung tentang antrean tunggu untuk calon jemaah haji (CJH) kategori lanjut usia, Erizon memapakan bahwa sudah ada kebijakan yang mengatur untuk lansia di atas 80 tahun ke atas maksimal keberangkatan menunggu hingga dua tahun.

"Sudah ada regulasi setiap tahunnya yang memprioritaskan keberangkatan bagi lansia," ucapnya.

Sementara itu, Asisten I Setdaprov Riau Ahmad Syah Harrofie mengatakan, penambahan kuota akan dibagi per kabupaten dan kota se-Riau berdasarkan porsi penduduk muslim. (ant/sfa)