City Portal of Pekanbaru


Paksa sepasang remaja berhubungan seks, pria ini lalu perkosa si cewek

pemerkosaan.jpg
(ist)

PEKANBARU - Tega sekali pria berinisial H ini. Berlagak seperti polisi 'moral' ia memaksa sepasang kekasih yang masih remaja untuk berhubungan badan. Setelah itu, dengan strategi yang culas, ia malah menyetubuhi cewek kampungnya itu.

Atas laporan orangtua korban, Kepolisian Resor (Polres) Indragiri Hilir, Provinsi Riau, meringkus pria mesum itu bersama seorang rekannya.

"Saat ini kedua pelaku telah diamankan di Kepolisian Sektor Kateman, Inhil untuk penyidikan lebih lanjut," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Riau, Kombes Pol Guntur Arya Tejo di Pekanbaru, Minggu (22/1/2017).

Kejadian memalukan itu berlangsung pada Selasa (17/1/2017) lalu, malam hari sekitar pukul 21.00 WIB. Remaja putri berusia 16 tahun, berinisial T, dan pacarnya, Td, 17 tahun, melintas di Jalan Hang Tuah Parit 8 Timur, Kelurahan Tagaraja, Kecamatan Kateman, Indragiri Hilir (Inhil), dengan berboncengan di sepeda motor.

Karena jalan menuju rumah T licin akibat hujan, keduanya turun dari sepeda motor. Saat itu tiba-tiba datang dua pria, yakni H (44 tahun) dan U (40) yang juga warga kelurahan setempat. Mereka menuduh kedua remaja tersebut telah berbuat asusila. Namun kedua remaja membantahnya dan mengatakan tidak melakukan hal yang dituduhkan.

"Kedua pelaku tidak mempercayainya dan memaksa korban untuk berhubungan badan layaknya suami istri. Karena takut, korban terpaksa melakukan yang disuruh kedua pelaku," lanjut Guntur.

Setelah itu, tersangka pelaku H menyuruh temannya, U, dan remaja Td untuk pergi mengambil sepeda motor. Meninggalkan remaja putri, T, berdua dengannya. Setelah kedua orang itu pergi, H malah memaksa si cewek untuk melayani nafsunya untuk berhubungan badan.

Semula T menolak. Marah tak dituruti nafsunya, pelaku H kemudian menjatuhkannya dan menyetubuhinya secara paksa. Setelah perbuatan tersebut selesai, ia mengajak korban T keluar dari semak dan berjumpa dengan kekasihnya, Td. Ia kemudian pergi bersama temannya, U.

Tak terima diperlakukan seperti itu, remaja T mengadu kepada orangtuanya, yang kemudian membuat laporan ke Polsek Kateman, Sabtu (21/1/2017).

"Mendapat laporan dari orangtua korban, Kapolsek Kateman memerintahkan Unit Opsnal menangkap kedua pelaku tersebut," demikian Guntur. (ant/sfa)