City Portal of Pekanbaru


Dua pria spesialis bongkar rumah diringkus setelah beraksi di 6 lokasi

penangkapan.jpg
(ist)

PEKANBARU - Dua pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) spesialis pembongkaran rumah, yang telah beraksi di enam lokasi berbeda, akhirnya berhasil diringkus polisi.

Keduanya ditangkap jajaran Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Kampar, Provinsi Riau, setelah beberapa lama diburu.

"Dari hasil pengembangan didapatkan keterangan bahwa tersangka bersama kawannya telah melakukan pencurian sebanyak lima kali dan terakhir ini di Jalan A. Rahman Saleh, Gang Tunas mandiri, Bangkinang," kata Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Riau Kombes Pol Guntur Arya Tejo di Pekanbaru, Selasa (24/1/2017).

Dia menyampaikan bahwa penangkapan dilakukan terhadap dua pelaku MM (28) dan AS (31) pada Senin (23/1/2017). Itu berdasarkan laporan LP /21/ I/ 2017/RIAU/RES KAMPAR dari korban terakhir Syahrul yang rumahnya dirampok.

Dalam kejadian terakhir pada 1 Januari 2017 sekitar pukul 22.30 WIB pelapor bersama istrinya baru sampai di rumah setelah pulang dari Pekanbaru. Kemudian korban mendapati rumahnya dalam keadaan berantakan.

"Setelah dicek, pintu belakang dalam keadaan rusak dan beberapa barang miliknya yaitu 1 unit TV LED merk LG 32 inchi dan dua buah telepon seluler merk Nokia telah hilang," lanjut Guntur.

Atas kejadian tersebut pelapor mengalami kerugian kurang lebih Rp3 juta untuk selanjutnya melaporkan kejadian ini ke Polres Kampar guna penyidikan lebih lanjut.

Dari hasil penyelidikan, tim Opsnal Sat Reskrim Polres Kampar mengarah kepada salah satu pelaku. Lalu pada pukul 18.30 WIB anggota opsnal berhasil menangkap tersangka MM.

Diketahui bahwa dia bersama kawan-kawannya sebelumnya juga pernah menjalankan aksi di lima lokasi. Di antaranya di Jalan Rahman Saleh , Jalan Bukit Indah di rumah Syahrul, Jalan Kartini, Gang. Reformasi, Jalan Datuk Tabano, Gang Ridho, dan satu lagi juga di Jalan Datuk Tabano depan Ketok Magic.

"Dari hasil pengembangan tersebut kemudian dilakukan penangkapan terhadap tersangka AS dan selanjutnya dibawa ke Polres Kampar guna penyidikan lebih lanjut," demikian Guntur. (ant/sfa)