City Portal of Pekanbaru

Emosi orang yang dicari kabur, seorang pria bakar rumah

mengamuk.jpg
(ist)

PEKANBARU - Pria berinisial S, 29 tahun, diciduk aparat Kepolisian Resor Rokan Hulu, Provinsi Riau, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, karena mengamuk dan membakar rumah orang lain.

Rumah semi permanen di Desa Payung Sekaki, Kecamatan Tambusai Utara, itu hangus. Diperkirakan pemilik menderita kerugian hingga Rp350 juta.

"Polisi periksa empat saksi dan dan mengamankan barang bukti dan pelaku, S (29)," kata Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Riau, Kombes Pol Guntur Arya Tejo di Pekanbaru, Selasa (24/1/2017).

Kejadiannya berlangsung Senin (23/1/2017) malam, sekitar pukul 22.30 WIB. Malam itu ia datang ke rumah seorang warga, berinisial Jm, sambil marah-marah. Ia membawa sebilah parang. Sesampainya di rumah itu, ia mendobrak pintu depan dan masuk ke dalam rumah, sambil berteriak-teriak.

Dia teriak "dimana J, suruh dia keluar!" Istri Jm mengatakan sang suami sedang tidak berada di rumah. Mencari beberapa lama, ia tak menemukan Jm, lalu pergi.

Rupanya, Jm bersembunyi di kamar. "Melihat pelaku keluar rumah, Jm langsung dari kamarnya lari melewati pintu dapur untuk menyelamatkan diri,” kata Guntur.

Mengetahui hal itu, S kembali emosi. Ia datang lagi ke rumah tersebut. Ia mengambil sebilah kampak, mulai mengamuk. Beberapa jeriken yang ada di ruang tamu dikampaknya. Akibatnya solar yang ada dalam jeriken langsung tumpah.

Sudah gelap mata, S mengeluarkan mancis miliknya lalu membakar kain gorden. Kemudian meleparkan gorden itu ke arah tumpahan solar. Api pun berkobar.

“Pelaku langsung keluar dari rumah dan pulang ke kediamannya," demikian Guntur, seperti dikutip dari antarariau.

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Menerima laporan warga, polisi datang ke lokasi kejadian, memasang garis polisi. Polisi menyita barang bukti satu buah mancis, satu potongan broti dan papan bekas terbakar, seng atau atap rumah, tagung gas elpiji, dan sebilah parang. (sfa)