City Portal of Pekanbaru

Mantap, warga serahkan beruang madu peliharaan ke BKSDA

beruang-madu.jpg
(ist)

PEKANBARU - Warga Indragiri Hulu yang tak diungkapkan namanya ini patut diapresiasi. Ia dengan suka rela menyerahkan seekor beruang madu berusia satu setengah tahun ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau.

Padahal, ia sudah memelihara hewan langka yang dilindungi itu sejak kecil sekali.


"Ini sangat kita apresiasi karena masyarakat tidak menjadikan hewan dilindungi sebagai hewan peliharaan," kata Kepala BBKSDA Riau, Mahfudz di Pekanbaru, Selasa (24/1/2017).

Penyerahan tersebut dilakukan secara sukarela oleh warga yang berasal dari Kabupaten Indragiri Hulu, Selasa sore.

Menurut Mahfudz, beruang tersebut telah dipelihara oleh warga sejak masih kecil. Dia mengatakan BBKSDA akan segera memeriksa kesehatan beruang tersebut. Pemeriksaan kesehatan akan dilakukan oleh tim dokter hewan BBKSDA Riau.

Setelah pemeriksaan kesehatan dilakukan, hewan dilindungi itu kemudian akan menjalani masa transisi sebelum kemudian dilepas ke habitat aslinya.

"Kita lihat dulu kondisinya seperti apa sebelum nanti dilepas ke habitat asli," ujarnya.

Dia menjelaskan, beruang madu merupakan salah satu satwa dilindungi dengan populasi cukup banyak di Provinsi Riau.

"Populasinya tersebar di kawasan Suaka Margasatwa Rimbang Baling dan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil," ujarnya.

Meski begitu, dia mengatakan belum mendata secara persis jumlah hewan yang terus terancam keberadaannya akibat kebakaran hutan dan lahan tersebut.

Lebih jauh, ia mengimbau pada masyarakat yang masih memelihara hewan dilindungi lainnya agar dapat berkoordinasi dan menyerahkannya ke BBKSDA Riau. (ant/sfa)