City Portal of Pekanbaru

Angkut bbm ilegal, sopir tutupi puluhan jeriken dengan terpal

bbm-ilegal.jpg
(ist)

PEKANBARU - Aparat Polres Rokan Hulumengamankan mobil pikap yang membawa bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin dan solar ilegal, masing-masing 40 jeriken, saat melintas di Desa Tali Kumain, Kecamatan Tambusai.

"40 jerigen bensin dan 40 jerigen solar itu tanpa memiliki Izin pengangkutan dan atau niaga BBM yang disubsidi pemerintah," kata Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Riau, Kombes Pol Guntur Arya Tejo di Pekanbaru, Selasa (24/1/2015).

Penangkapan dilakukan sekitar pukul 01.40 WIB terhadap mobil pikap yang ditutupi terpal biru. Polisi mengamankan dua orang yakni sopir Edo Ismanto dan kernet Widodo.

Selasa dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB, Kanit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Polres Rohul IPDA Syafrufin SH beserta tiga Personil Satuan Reserse dan Kriminal melaksanakan giat lidik penyalahgunaan BBM di Kecamatan Tambusai. Sesampainya di Desa Tali tim melihat satu unit mobil pikap warna hitam itu.

Kendaraan itu melintas menuju Dalu-Dalu. Polisi memberhentikannya. "Saat ditanya, supir ditemani kernek mengaku mengangkut 40 jeriken isi 35 liter BBM jenis bensin dan 40 jeriken isi 35 liter BBM jenis solar," lanjut Guntur.

Menurut keterangan Edo BBM tersebut akan dijual ke Desa Batang Kumu Kecamatan Tambusai. Diketahui kemudian tidak memiliki izin pengangkutan dan atau niaga BBM yang disubsidi pemerintah.

"Selanjutnya dua orang itu berikut mobil yang bermuatan BBM diamankan di Polres Rohul guna penyidikan lebih lanjut," demikian Guntur. (ant/sfa)