City Portal of Pekanbaru


Kabur saat diringkus, Abdul lempar narkoba dari motor

narkoba-jenis-sabu-sabu.jpg
(istimewa)

PEKANBARU - Baru pulang ke Tanah Air, seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) diringkus polisi karena membawa narkotika jenis sabu-sabu dan ekstasi dari Malaysia.

Dia sempat melemparkan barang haram itu saat hendak ditangkap oleh aparat Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Indragiri Hilir.

"Barang bukti 230 butir pil ekstasi dan satu paket sedang sabu-sabu 41 gram," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Riau Kombes Guntur Arya Tejo, di Pekanbaru, Minggu (29/1/2017).

Pria tersebut bernama Abdul Haris, tenaga kerja Indonesia di Malaysia. Setelah diinterogasi petugas mengaku baru sampai dari Malaysia via Batam pada Sabtu (28/1/2017) sekitar pukul 14.00 WIB.

Dia mengaku mendapatkan barang haram tersebut dengan cara membeli di Malaysia sebesar 20 ribu ringgit.

Pada Sabtu pukul 15.00 WIB, polisi mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada orang yang akan membawa narkotika dari Malaysia untuk diedarkan di Kabupaten Indragiri Hilir. Setelah mendapat informasi tersebut, anggota Satres Narkoba langsung melaporkan kepada Kasat Reserse Narkoba.

"Kasatresnarkoba memerintahkan untuk dilakukan penyelidikan. Setelah mendapat informasi yang akurat kemudian dilakukan penangkapan yang dipimpin langsung oleh Kasat," lanjut Guntur.

Sekitar pukul 20.00 WIB, pada saat pelaku yang mengenderai sepeda motor Suzuki Fu 125 warna merah nomor polisi daerah Riau, langsung dilakukan penyetopan. Namun pelaku berusaha lari dan membuang kantong plastik warna putih. Akhirnya pelaku berhasil ditangkap lebih kurang 15 meter dari tempat membuang kantong plastik tersebut.

Selanjutnya dilakukan pencarian dan ditemukan kantong plastik putih yang di dalamnya terdapat satu kotak telepon seluler merek Samsung Galaxi J1 Ace yang berisikan satu paket sedang sabu-sabu dan 230 butir pil ekstasi.

Tempat kejadian perkara penangkapan itu berada di Jalan Beringin Kuala Getek, Kelurahan Sungai Beringin, Kecamatan Tembilahan.

Selain barang bukti narkoba, polisi juga mengamankan uang tunai Rp1.732.000, dan masing-masing satu unit telepon seluler Samsung Galaxi J1 dan Samsung lipat GT, satu buah dompet, dan satu unit sepeda motor.

"Pelaku dan barang bukti dibawa ke Polres Inhil untuk proses lebih lanjut," demikian Guntur. (ant/sfa)