City Portal of Pekanbaru

Banyak keluhan DPT ganda, KPU: itu hal biasa...

coblos.jpg
(ist)

PEKANBARU - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekanbaru menegaskan tidak akan mengubah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017 yang telah diterbitkan final lewat pleno.

"DPT tidak bisa diubah lagi," kata Ketua KPU Kota Pekanbaru Amiruddin Sijaya di Pekanbaru menanggapi banyaknya DPT ganda, Senin (30/1/2017).

Sehingga jelas Amiruddin Sijaya kalaupun ada temuan ataupun permasalahan seperti DPT ganda itu hanya persoalan kesalahan teknis saja dan dianggap hal biasa.

Ia menyebutkan KPU Kota Pekanbaru hanya akan mencarikan solusi dengan menyurati seluruh Panitia Pemungutan Suara (PPS) agar DPT ganda yang dimaksud hanya diberlakukan satu oleh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) saat memberikan surat pemberitahuan memilih atau C6.

"Kalau ditemukan ganda, hanya satu saja kita pakai, nanti kita akan kasih tahu setiap PPS data tersebut. Jadi tidak ada masalah," tegasnya menambahkan.

Sebelumnya diberitakan tim monitoring dan pendampingan Pilkada 2017 dari DPP PDI-P, menyampaikan kritik adanya temuan data ganda di dalam DPT KPU Kota Pekanbaru.

Data ganda yang dimaksud, seperti nama, lokasi tanggal lahir yang sama ditemukan di dua Nomor Kartu Keluarga (NKK) yang berbeda, di antaranya yakni di Kelurahan Sail dan Kulim Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru.

Utusan Kader Pilkada dari DPP PDI-Perjuangan sebagai tim monitoring dan pendamping Pikada meminta KPU untuk melakukan perbaikan data ganda DPT yang telah diplenokan sebelumnya.

"Kami mengimbau kepada KPU Kota Pekanbaru agar memperbaiki DPT ganda yang kita temukan di Kecamatan Tenayan Raya, Kelurahan Sail dan Kulim. Kita melihat adanya pemilih dengan nama yang sama, NIK yang berbeda, alamat yang sama serta tanggal lahir yang sama," sebut Ian Siagian, Kader DPP PDI-P yang juga merupakan tim Monitoring dan pendampingan Pilkada, Minggu (29/1/2017).

Menurut Ian bahkan ada juga nomor KK yang sama dengan nama yang sama, NIK yang sama serta alamat dan tanggal lahir yang sama. Seperti contoh, Nama pemilih Sugiman, nomor KK 1471101211090017, Nomor NIK 1471103112150001, tempat lahir Pacitan, 31-12-1915, alamat Jl Seroja kelurahan Sail. Kemudian ada lagi atas nama Sugiman, Nomor KK 1471101211090017, Nomor NIK 1471103112150004, tempat lahir Pacitan, 31-12-1915, alamat Jalan Rejosari Kelurahan Sail Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru.

"Oleh karena itu, kami kader DPP PDI-P serta dari tim monitoring meminta KPU Kota Pekanbaru untuk bisa melakukan verifikasi kembali data ganda yang ada di DPT tersebut.

"Kita selaku anak bangsa Indonesia, tentu berharap agar pelaksanaan Pilkada di kota Pekanbaru ini berjalan aman, jujur, sukses, profesional dan terbuka. Jangan ada dalam pelaksanaan pilkada unsur kepentingan politis," sebut Siagian. (ant/sfa)