City Portal of Pekanbaru

Giliran Rokan Hilir berlakukan status siaga darurat Karhutla

kebakaran-hutan-dan-lahan.jpg
(ist)

PEKANBARU - Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir segera menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) 2017.

"Berdasarkan Keputusan Bupati Rokan Hilir Nomor 083 tahun 2017, akan ditetapkan status siaga darurat penanggulangan bencana asap akibat Karhutla di Rokan Hilir rencananya akan ditetapkan Selasa (6/2) nanti," kata Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau Jim Gafur kepada pers di Pekanbaru, Minggu (5/2/2017).

Penetapan status tersebut, kata Jim merupakan tindak lanjut Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir pasca penetapan status yang sama oleh Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman pada akhir Januari lalu.

Selain Rokan Hilir, kabupaten lainnya yang baru menetapkan status siaga darurat Karhutla 2017 di Riau adalah Kepulauan Meranti.

Jim mengatakan Pemerintah Kabupaten Meranti telah menetapkan status tersebut pada 23 Januari 2017 lalu. Menurut Jim, status siaga darurat penanggulangan bencana asap akibat Karhutla di kedua daerah itu akan berlaku hingga 30 April 2017 mendatang.

Dengan adanya penetapan status tersebut, secara keseluruhan sudah ada empat kabupaten dan kota di Riau menetapkan siaga darurat Karhutla 2017. Sebelumnya, Kota Dumai dan Kabupaten Rokan Hulu terlebih dahulu menetapkan status sama pada medio Januari lalu.


Pemberlakuan status siaga darurat Karhutla di Rokan Hulu dan Dumai menyusul ditemukannya sejumlah titik api di kedua wilayah tersebut pada awal tahun ini.

Tidak berselang lama, Pemerintah Provinsi Riau turut menetapkan status yang sama. Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman menyatakan status siaga darurat Karhutla berlaku selama 90 hari, hingga 30 April 2017 mendatang. (ant/sfa)