City Portal of Pekanbaru

Bengkalis berlakukan status siaga darurat Karhutla

karhutla.jpg
(ist)

PEKANBARU - Pemerintah Kabupaten Bengkalis resmi menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Hal itu tertuang dalam keputusan Bupati Bengkalis Nomor 72/Kpts/i/2017 tentang penetapan status siaga darurat bencana kabut asap akibat Karhutla. Staus itu berlaku selama 60 hari, terhitung 27 Januari sampai 28 Maret 2017.

"Selama rentang waktu 60 hari, seluruh elemen di Negeri Junjungan ini, dituntut untuk selalu tetap siaga dan tanggap terhadap kemungkinan terjadinya karhutla," kata Bupati Bengkalis, Amril Mukminin Di Bengkalis, Senin (6/2/2017).

Dia mengatakan, berdasarkan perkiraan badan meteorologi, klimatologi dan geofisika, tahun 2017 lebih kering dibanding 2016, dan menurutnya, kondisi ini tentu membutuhkan perhatian ekstra, agar bencana kabut asap yang pernah terjadi di tahun-tahun sebelumnya, tidak kembali terulang pada tahun ini.

"Butuh dukungan dan komitmen bersama dari seluruh elemen, mulai dari masyarakat, pemilik lahan dan perkebunan baik itu perusahaan maupun pribadi. Kemudian komtimen dari pemerintah daerah, aparat keamanan dan hukum. Semua harus bersatu padu," kata dia.

Dia melanjutkan, sebagai bentuk komitmen dan kesiapsiagaan untuk mencegah, mengantisipasi sekaligus menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Pemerintah Kabupaten Bengkalis, menggelar komitmen bersama Pemerintah Daerah, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Polisi Republik Indonesia (Polri) dan pelaku usaha perkebunan/kehutanan.

Acara yang dilaksanakan di lantai IV Kantor Bupati itu, digelar usai melakukan Apel Siaga Darurat Bencana Asap Akibat Karhutla, di Lapangan Tugu Bengkalis, Senin (6/2).

Selain Bupati Bengkalis Amril Mukminin, turut hadir dan memberikan pemaparan akan bahayanya bencana asap itu diantaranya, Dandim 0303/Bengkalis, Letkol Rizal Faizal Helmi, Kajari Bengkalis, Rahman Dwi Saputra dan Kapolres Bengkalis, diwakili Kabag Ops Kompol Yudhi Fahmi dan pejabat OPD lainnya.

Sebelumnya status siaga darurat Karhutla telah diberlakukan di Kabupaten Rokan Hulu, Kota Dumai, Kepulauan Meranti, dan Rokan Hilir. Pemprov Riau juga memberlakukan status itu akhir Januari lalu. (ant/sfa)