City Portal of Pekanbaru

Antar Barca ke final, Luis Suarez tak bahagia dengan keputusan wasit

barcelona-suarez.jpg
(goal)

BARCELONA - Luis Suarez mencetak satu-satunya gol Barcelona untuk memastikan tim Catalan itu lolos ke final Piala Raja Spanyol (Copa del Rey) setelah bermain imbang 1-1 kontra Atletico Madrid di Camp Nou, Rabu (8/2/2017). Akan tetapi Suarez tak bahagia.

Striker Uruguay itu marah karena ia diusir wasit karena dua kartu kuning di menit-menit akhir permainan. Itu berakibat Suarez absen di final pada 27 Mei mendatang.

Pertandingan itu sendiri berlangsung panas, dengan diwarnai tiga kartu merah yang dikeluarkan oleh wasit Jesus Gil untuk Sergi Roberto, Yannick Ferreira-Carrasco, dan Suarez. Suarez diusir Gil setelah mendapatkan dua kartu kuning dalam waktu berdekatan.

Setelah diganjar kartu kuning pada menit ke-87 akibat pelanggarannya terhadap Juanfran, Suarez terkena kartu kuning lagi tiga menit kemudian lantaran melakukan gerakan seperti menyikut ke arah Koke.

"Saya menertawakan pengusiran saya. Itu adalah sesuatu yang sudah bisa Anda duga," ujar Suarez ujarnya kepada wartawan usai pertandingan.

"Itulah yang diinginkan oleh wasit. Saya marah. Itu bahkan bukanlah sebuah pelanggaran," kata penyerang asal Uruguay itu.

"Wasit tak memberikan penjelasan apapun kepada saya, seperti biasanya," kata Suarez.

Mengantongi keunggukan 2-1 di leg pertama semifinal, tuan rumah Barcelona tetap mengambil inisiatif serangan. Di sisi lain, seperti biasa, para pemain Atletico memeragakan tekanan tinggi setiap bola dikuasai lawan.

Alhasil, tim tuan rumah kesulitan mencari gol pembuka. Mereka baru bisa memecah kebuntuan menjelang babak pertama berakhir.

Prosesnya diawali penetrasi Lionel Messi dari tengah lapangan. Walaupun dikerubungi sejumlah pemain bertahan lawan, sang bintang masih bisa melepaskan tembakan dari luar kotak.

Bola sempat ditepis oleh penjaga gawang Miguel Angel Moya, tetapi kembali disambar oleh Suarez untuk menggetarkan jala Atletico.

Tertinggal satu gol, Atletico sempat mendapatkan harapan karena Barcelona harus bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-57. Sergi Roberto diganjar kartu kuning kedua akibat melayangkan kaki terlalu tinggi ke arah Filipe Luis.

Keunggulan gagal dimanfaatkan oleh Atletico. Bahkan, duel kembali berimbang setelah Yannick Ferreira-Carrasco juga diusir wasit. Dia dianggap melakukan pelanggaran keras terhadap Arda Turan.

Untung buat Atletico, Kevin Gameiro yang masuk sebagai pemain pengganti, tampil impresif dalam memotori serangan. Aksinya terpaksa dihentikan Gerard Pique dengan pelanggaran di kotak terlarang pada menit ke-79.

Maju sebagai eksekutor, Gameiro belum mampu menggetarkan jala Barcelona. Bola sepakannya membentur tiang gawang.

Baru empat menit berselang, striker asal Perancis itu membayar kesalahannya. Satu sentuhan, dia meneruskan bola sodoran Antoine Griezmann untuk menyamakan kedudukan.

Lesakan Gameiro memberikan tekanan besar buat Barcelona. Satu gol lagi bakal membuat Atletico memaksakan perpanjangan waktu.

Ditambah lagi, Luis Suarez harus mendapatkan kartu kuning kedua karena melanggar Saul Niguez dalam duel udara.

Hanya saja, gol kedua yang ditunggu-tunggu pasukan Diego Simeone tidak kunjung datang hingga peluit panjang dibunyikan. Barcelona pun menembus final untuk kali keempat secara beruntun, dengan agregat 3-2. (goal/dtc/kps/sfa)

SUSUNAN PEMAIN

Barcelona: 13-Jasper Cillessen; 20-Sergi Roberto, 3-Gerard Pique, 23-Samuel Umtiti, 18-Jordi Alba; 6-Denis Suarez (14-Javier Mascherano 62'), 4-Ivan Raktic (8-Andres Iniesta 72'), 21-Andre Gomes; 10-Lionel Messi, 9-Luis Suarez, 7-Arda Turan (5-Sergio Busquets 90')
Pelatih: Luis Enrique

Atletico Madrid: 1-Miguel Angel Moya; 20-Juanfran, 15-Stefan Savic, 2-Diego Godin (19-Lucas Hernandez 49'), 3-Filipe Luis; 10-Yannick Ferreira Carrasco, 6-Koke, 8-Saul Niguez, 23-Nicolas Gaitan (11-Angel Correa 48'); 7-Antoine Griezmann, 9-Fernando Torres (21-Kevin Gameiro 61')
Pelatih: Diego Simeone

Wasit: Jesus Gil