City Portal of Pekanbaru


Pecah kaca mobil, perampok bawa kabur Rp 145 juta

pencurian-mobil.jpg
(ist)

RENGAT - Seorang bos sarang burung walet mengalami kerugian Rp145 juta akibat dirampok saat berada di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu, setelah mengambil uang di salah satu bank.

"Uang dibungkus lenyap dibawa kabur perampok," kata Kapolres Indragiri Hulu AKBP Abas Basuni SIK di Rengat, Selasa (7/2/2017).

Ia mengatakan, korban bernama Ramli Anton Wijaya (42). Ia dirampok saat uang yang baru diambil dari bank diletakkan dalam kendaraan. Pelaku perampokan beraksi dengan memecah kaca mobil pada waktu kendaraan diparkir.

Ramli berasal dari Batang Samo Hilir RT 02 RW 04, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rohul. Ia mengalami peristiwa naas saat berada di depan Toko Johan Jesika, Simpang SD Komplek Jalan AR Hakim, Rengat.

"Ratusan juta uang yang baru diambil raib dibawa kabur pencuri," kata Kapolres.

Paur Humas Polres Inhu Iptu Yarmen Djambak menambahkan, menurut keterangan korban kepada pihak kepolisian, sebelumnya Ramli berangkat dari Jambi bersama seorang temannya yang bernama Joni Azwir (36) warga Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Dari Jambi mereka menuju Rengat.

"Mereka hendak melakukan transaksi pembelian sarang walet dengan Toko Johan Jesika di Rengat," katanya.

Akan tetapi, sebelum sampai di tempat tujuan, Ramli singgah di salah satu bank di Jalan Lintas Timur (Jalintim), Belilas, Kecamatan Seberida, untuk mengambil uang yang rencananya untuk transaksi pembelian sarang burung walet.

"Uang tersebut lalu dimasukkan ke dalam mobil bagian depan dan dibungkus dengan plastik hitam," kata dia.

Kepolisian terus melakukan penyelidikan untuk menungkap pelaku pencurian. (ant/sfa)