City Portal of Pekanbaru


Ini bujukan petugas yang membuat Indra bersedia turun dari tower

evakuasi.jpg
(antara)

PEKANBARU - Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) Pekanbaru berhasil mengevakuasi seorang pria yang nekat memanjat ingin bunuh diri di ujung menara atau tower telkomsel, Jalan Duyung Gang Udang, Kelurahan Tangkerang Barat, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, Jumat (10/2/2017).

"Kita bujuk dia supaya aman, akhirnya dia mau. Kita laksanakan ini dalam waktu 1,5 jam. Membujuk orang depresi ini apa yang diminta kita setujui dulu," kata Kepala Operasional SAR Basarnas Pekanbaru Abdul Malik.

Dia mengatakan permintaanya pria yang bekerja sebagai pekerja kebersihan di sebuah supermarket di Jl Tuanku Tambusai Pekanbaru ini agar masalah keluarganya minta diselesaikan. Dia nekat memanjat tower karena dimarahi istrinya yang menudingnya selingkuh.

"Dia minta adik kandungnya hadir, kita bujuk akan bicara kalau sampai di bawah," ujar Abdul.

Tim SAR, lanjut dia, beranggotakan 10 orang dibantu Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pekanbaru 10 orang. Anggota tim yang melakukan evakuasi memanjat ke puncak tower dua orang karena ruangnya kecil.

Ketika sampai di atas, ditemukan Indra mengalami dehidrasi namun masih sadar. Tim mendengar keluhannya lalu membujuk dan diperkuat dengan anjuran turun karena istrinya juga sedang hamil.

Indra diketahui naik ke Tower terlihat oleh warga sekitar pukul 10.00 WIB. Tim SAR datang melakukan evakuasi selama 1,5 jam hingga turun pada pukul 14.00 WIB. Setelah turun, pria depresi itu diangkut oleh Polisi Sektor Bukit Raya ke Puskesmas setempat.

Tetangga Indra, Yanti menceritakan bahwa memang ada pertengkaran dua orang suami istri itu. Menurutnya Indra dimarahi karena bawa perempuan ke rumahnya pukul 05.00 subuh.

"Mana ada perempuan mau datang perempuan lain, hasilnya bertengkar itu menimbulkan rasa panik. Karena faktor usia, mungkin pikirnya jalan satu-satunya solusi ke sana (tower), semakin lama semakin ramai orang," sebutnya.

Dia mengatakan istri Indra bernama Ria, sedang hamil tiga bulan. Suami istri itu baru tinggal di Jalan Tapah, tak jauh dari lokasi tower selama em. "Saya bilang ke Ria tolong maafkan saja, namanya juga laki-laki. Makanya laki-laki jangan selingkuh," ujarnya. (ant/sfa)