City Portal of Pekanbaru

Vino Bastian perankan Pendekar Wiro Sableng, legenda karya sang ayah

vino.jpg
(antara)

JAKARTA - Aktor Vino G Bastian kembali akan menjadi pemeran utama film layar lebar, dan kali lebih spesial. Pasalnya, ia akan menjadi Pendekar 212 dalam film Wiro Sableng 212, yang diangkat dari cerita silat karya almarhum ayahnya, Bastian Tito.

"Keluarga besar almarhum Bastian Tito sudah lama ingin memperkenalkan kembali Wiro Sableng 212 kepada generasi millennial,” kata Vino dalam konferensi pers peluncuran proyek film Wiro Sableng 212 #WS212 di Jakarta, Kamis (9/2/2017).

Dia berharap pahlawan super asli Indonesia ini bisa jadi warisan untuk bangsa Indonesia.

Skenario ditulis oleh Sheila Timothy, Tumpal Tampubolon, dan Seno Gumira Ajidarma. Sementara sutradara Angga Dwimas Sasongko.

Yayan Ruhiyan yang telah diakui prestasinya di dalam dan di luar negeri akan bertanggung jawab dalam koreografi laga film Wiro Sableng 212.

Selain Vino, Marsha Timothy dan Sherina Munaf juga akan ikut serta berperan dalam film Wiro Sableng.

Rumah produksi Indonesia Lifelike Pictures dan Fox International Productions (FIP), divisi dari 20th Century Fox Film Corporation telah menandatangani kesepakatan kerjasama produksi untuk pembuatan film layar lebar ini.

Kedua perusahaan akan mengembangkan, memproduksi, dan mendistribusikan filmnya di seluruh Indonesia, serta kemungkinannya di negara lain.

Ini adalah kali pertama Fox International Production melakukan kerjasama produksi dengan rumah produksi asal Indonesia.

Wiro Sableng adalah karakter fiksi dan tokoh utama cerita silat Indonesia, berdasarkan buku silat Wiro Sableng Kapak Maut Naga Geni 212 karya Bastian Tito.

Wiro Sableng adalah serial silat terpanjang dan terlama di Indonesia, terdiri dari 185 judul dan dibuat selama rentang waktu 39 tahun (1967-2006).

Setiap bukunya terjual hingga ratusan ribu cetak, bahkan beberapa judul mencapai hingga sejuta cetakan.

Wiro Sableng telah menjadi legenda Indonesia yang bahkan hingga kini tetap mempunyai basis penggemar yang kuat. Film layar lebar kolosal dengan genre laga komedi fantasi ini akan diproduksi pada 2017 dan direncanakan rilis di bioskop tahun depan. (ant/sfa)