City Portal of Pekanbaru


Jalan-jalan protokol dibersihkan dari alat peraga kampanye

alat-peraga.jpg
(antara)

PEKANBARU - Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pekanbaru bersama dengan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) membongkar puluhan alat peraga kampanye di hari pertama masa tenang, Minggu (12/2/2017). Masih banyak alat peraga kampanye (APK) terpasang di sejumlah jalan protokol.

"Hari ini tim kita fokus di jalan protokol. Besok kami lanjutkan kembali ke seluruh kecamatan," kata Kepala Satpol PP Pekanbaru Zulfahmi Adrian di Pekanbaru, Minggu.

Ia menuturkan dalam upaya penertiban APK, yang seharusnya pada minggu tenang ini masih terpasang, Satpol PP Pekanbaru bersama Panwaslu membagi ke sejumlah tim.

Berdasarkan pantauan, tim beranggotakan belasan petugas tersebut mencopot satu persatu APK yang terpasang. Mayoritas APK yang dicopot berupa baliho berukuran besar yang banyak terpasang di tempat umum. Bahkan beberapa di antaranya sengaja di pasang di tiang listrik.

Zul mengatakan pihaknya masih menghitung berapa jumlah APK yang dicopot tersebut.

Pertarungan pemilihan kepala daerah di Pekanbaru diikuti lima pasangan calon. Pasangan petahanan Firdaus dan Ayat Cahyadi kembali mencalonkan diri. Mereka diusung Partai Demokrat, PKS, dan Partai Gerindra.

Pasangan Ramli Walid-Irvan Herman diusung Partai Golkar, NasDem, Hanura, dan PKB. Ramli Walid adalah pegawai negeri Provinsi Riau yang pernah menjabat Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah. Sedangkan Irvan Herman merupakan anak dari mantan Wali Kota Pekanbaru Herman Abdullah.

Pasangan berikutnya, Dastrayani Bibra-Said Usman diusung PDI Perjuangan dan PPP. Dua pasangan lain yang telah mendaftar melalui jalur independen, yakni Syahril-Said Zohrin dan Herman Nazar-Dedi Warman.

Menjelang pemungutan suara, kondisi di Pekanbaru saat ini cukup kondusif. Hal ini dikatakan oleh Penjabat Walikota Pekanbaru Edwar Sanger.

Dia mengatakan kondusifitas itu disebabkan peran serta seluruh pihak dalam menyelenggarakan setiap tahapan Pilkada. "Kita berharap semuanya kondusif hingga terpilih nanti walikota dan wakilnya," ujarnya. (ant/sfa)