City Portal of Pekanbaru

KPU gunakan buzzer untuk kejar target 77,5 persen pemilih

buzzer.jpg
(ist)

PEKANBARU - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekanbaru menargetkan 77,5 persen pemilih untuk berpartisipasi dalam pemilihan wali kota dan wakil wali kota di ibu kota Provinsi Riau tersebut pada 15 Februari mendatang.

"Kita optimis mencapai angka 77,5 persen pemilih," kata Ketua KPU Pekanbaru Amirudin Sijaya di Pekanbaru, Senin.

Ia mengatakan KPU Pekanbaru bersama seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait telah melakukan sosialasasi secara maksimal. Bahkan, pihaknya juga menggandeng para pengelola media sosial dan buzzer untuk turut mensosialisasikan Pilkada 2017 di Pekanbaru.

Selain itu, ia juga mengatakan banyaknya pasangan calon yang bertarung di Pilkada 2017 tersebut akan menjadi daya tarik bagi pemilih untuk menyumbangkan suara.

"Kemudian kami juga telah memberikan imbauan ke setiap TPS untuk berkreasi seunik mungkin untuk menarik pemilih. Nanti kita berikan award (penghargaan) bagi tiap TPS yang bagus," ujarnya.

Senin hari ini, Amirudin mengatakan KPU Pekanbaru akan berusaha untuk menyelesaikan pengiriman seluruh logistik ke setiap TPS.

KPU Pekanbaru sebelumnya merilisi Daftar Pemilih Tetap sebanyak 572.029 pemilih dalam sidang pleno rekapitulasi.

Seluruh DPT tersebar di 12 kecamatan, 58 Kelurahan, dan 1.796 Tempat Pemungutan Suara.

Pertarungan pemilihan kepala daerah di Pekanbaru diikuti lima pasangan calon. Pasangan petahana Firdaus dan Ayat Cahyadi kembali mencalonkan diri. Mereka diusung Partai Demokrat, PKS, dan Partai Gerindra.

Pasangan Ramli Walid-Irvan Herman diusung Partai Golkar, NasDem, Hanura, dan PKB. Ramli Walid adalah pegawai negeri Provinsi Riau yang menjabat Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah. Sedangkan Irvan Herman merupakan anak dari mantan Wali Kota Pekanbaru Herman Abdullah.

Pasangan berikutnya, Dastrayani Bibra-Said Usman diusung PDI Perjuangan dan PPP. Dua pasangan lain yang telah mendaftar melalui jalur independen, yakni Syahril-Said Zohrin dan Herman Nazar-Dedi Warman.

Menjelang pemungutan suara, kondisi di Pekanbaru saat ini cukup kondusif. Hal ini diakui oleh Penjabat Walikota Pekanbaru, Edwar Sanger.

Dia mengatakan kondusifitas itu disebabkan peran serta seluruh pihak dalam menyelenggarakan setiap tahapan Pilkada. "Kita berharap semuanya kondusif hingga terpilih nanti walikota dan wakilnya," ujarnya. (ant/sfa)