City Portal of Pekanbaru


Seorang ayah pingsan lalu wafat begitu tahu anaknya tikam Ketua RT

penikaman.jpg
(ist)

PEKANBARU - Kepolisian Resor Kota Pekanbaru mendalami peristiwa penikaman terhadap Ketua RT 03 Perumahan Witayu Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, yakni BH (40), pada Sabtu (11/2/2017). Pelakunya tetangga sendiri, yakni AP (24).

"Info sementara kenapa pelaku AP menyerang BH karena diduga Ketua RT ada hubungan terlarang dengan istrinya, yakni LL (18). Polisi masih mencari AP," kata Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polresta Pekanbaru Ipda Dodi Vivino di Pekanbaru, Minggu (12/2/2017).

Istri AP adalah ibu rumah tangga, yang bertempat tinggal di depan rumah sang Ketua RT. Pada Sabtu malam itu, AP dan BH perang mulut di halaman rumah sang Ketua RT. Tepatnya di Perumahan Witayu Blok Gotong Royong.

Tiba-tiba saja AP melakukan penikaman dua kali terhadap Ketua RT. Tikaman tersebut mengenai tangan sebelah kiri korban.

"Untuk sementara korban dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkari," lanjut Dodi.

Tak hanya itu. Peristiwa lainnya juga terjadi pada orang tua laki-laki pelaku, S (65). Setelah mengetahui anaknya yang melakukan penikaman, dia langsung pingsan. Bahkan ketika telah dibawa ke rumahnya, dia kemudian meninggal dunia.

"Untuk lebih jelas info tersebut, kita lakukan pendalaman lagi setelah berita acara pemeriksaan," imbuh Kasubag Humas.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian peristiwa dan mencatat saksi-saksi lain terdiri dari lima orang. Dua Ketua RT sekitar dan tiga lagi warga biasa. Polisi mengamankan TKP dan mengumpulkan barang bukti. (ant/sfa)