City Portal of Pekanbaru

Elegan dan ksatria, Ardo ucapkan selamat untuk Azis-Catur

ardo.jpg
(ist)

BANGKINANG - Rahmad Jevary Juniardo menyatakan sikap ksatria dengan mengucapkan selamat untuk pasangan Azis Zaenal-Catur Sugeng Susanto sebagai Bupati terpilih Kampar pada Pilkada Kampar 2017.

"Saya lebih mementingkan kemajuan Kampar kedepan dari pada ego pribadi maupun tim Barokah (Ardo-Khairuddin)," ujar Ardo, sapaan akrab putra Jefry Noer itu, saat menjawab pertanyaan wartawan terkait langkah hukum yang akan ditempuhnya dalam menyikapi Pilkada Kampar di Bangkinang, Jumat (24/2).

"Kita wajib menghormati keputusan KPU Kampar, meskipun ada dugaan keberpihakan instansi terkait kepada salah satu calon, semoga ke depannya KPU ikut berbenah diri agar jangan sampai kecurangan lagi," imbuhnya.

"Selamat kepada bapak Azis Zaenal dan Pak Catur Sugeng sebagai peraih suara terbanyak. Setelah bertanding saatnya kita bersanding, kami siap membantu bapak demi kabupaten Kampar yang kita cintai," pungkasnya.

Azis-Catur mengungguli Ardo-Khairuddin dengan keunggulan suara sekitar 2 persen saja. Ardo, yang maju lewat jalur independen, mengibaratkan Pilkada Kampar seperti terminal untuk mencari siapa yang akan membawa Kabupaten Kampar lebih baik.

"Kepada semua tim, pokok kita belum berbuah kali ini. Saya tidak pernah kecewa dengan kawan-kawan semua, dari 21 Kecamatan kita berjuang, kita sudah berusaha memperjuangkan dan itu tidak akan pernah sia-sia," ungkap Ardo disambut tepuk tangan tim suksesnya.

Ardo juga mengucapkan terimakasih kepada tim dan semua pendukung dan simpatisan, "Banggalah kawan-kawan, karena melalui jalur independen kita bisa meraih suara kedua terbanyak. Pada kesempatan kal ini hanya rasa terima kasih yang bisa saya sampaikan kepada kawan-kawan semua. Kita kenal ada juga karena momen Pilkada, namun persaudaraan kita jangan terputus walaupun Pilkada telah berakhir. Kalaupun saya diperlukan oleh kawan-kawan, saya siap membantu apa yang saya bisa bantu," tambah Ardo.

Ketua KNPI Kampar ini juga memberi semangat kepada tim, menurutnya apa yang terjadi merupakan keberhasilan yang tertunda.

"Saya konsolidasi kembali kawan-kwan hari ini, untuk tetap menjaga kekeluargaan dan kekompakan. Kawan-kawan boleh kecewa boleh menagis, tapi jangan berlarut-larut, ini bukan kekalahan tapi merupakan keberhasilan yang tertunda. Darah pemuda itu kental tidak akan pernah pudar perjuangannya," ingat Ardo.

Dia mengajak semua timnya berlapang dada. "Saya mohon maaf perjuangan kita belum sampai ketepiannya, walaupun hari ini banyak bukti kecurangan yang terjadi, tapi saya tegaskan lagi, bahwa hari ini lebih mementingkan kemajuan Kampar ke depannya, sekarang kita pikirkan untuk kemajuan Kampar," terangnya.

Banyak anggota tim sukses yang tidak bisa menahan air mata karena rasa sedih karena belum bisa mengantarkan pasangan yang diusungnya menjadi peraih suara terbanyak. Isak tangis terdengar saat agenda salam-salaman. Ardo terlihat menenangkan tim yang manangis di pangkuannya, sebelumnya kegiatan juga diisi dengan tausiah yang disampaikan Ustadz Jamaluddin Yahya. (ant/sfa)